Menjelang akhir semester, Anda mungkin membutuhkan referensi contoh refleksi orang tua di raport TK. Pasalnya, mengisi kolom refleksi sering kali menjadi tantangan tersendiri yang membuat banyak orang tua bingung harus menuliskan apa.
Umumnya, refleksi ini bertujuan untuk mengenali sejauh mana perkembangan anak dan area yang butuh peningkatan. Oleh sebab itu, orang tua perlu menuliskan refleksi dengan jujur sesuai keadaan anak.
Key takeaways:
- Kolom refleksi pada raport adalah tanggapan orang tua terhadap perkembangan anak.Â
- Tulisan refleksi bisa mencakup perkembangan anak, area yang perlu ditingkatkan, harapan, dan komitmen orang tua.Â
Contoh Refleksi Orang Tua di Raport TK tentang Perkembangan Anak
- Kami merasa senang melihat perkembangan anak dalam belajar berhitung dan menulis. Saat ini, anak sudah mampu mengenal huruf alfabet A–Z serta mengejanya dengan cukup baik.
- Kemampuan komunikasi anak saya semakin berkembang. Anak mulai aktif berinteraksi, bermain bersama teman, dan belajar berbagi dengan teman sebayanya.
- Dari sisi akademik, anak kami menunjukkan perkembangan yang positif. Hasil rapor yang diperoleh sudah melampaui batas KKM dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung proses belajarnya.Â
- Anak saya sudah mampu mengikuti aturan kelas dengan baik dan memahami instruksi sederhana dari guru seperti membawa bahan-bahan kerajinan tangan.Â
- Kemampuan motorik anak saya semakin berkembang ditandai dari kemampuan mewarnai lebih rapi tanpa keluar garis. Ini berarti ada peningkatan pada konsentrasi dan kontrol diri anak saya.
- Kami bangga melihat kepercayaan diri anak kami mulai tumbuh setelah tampil di depan teman-teman kelasnya untuk bernyanyi atau bercerita.Â
Refleksi dengan Mengapresiasi Guru
- Kami bersyukur melihat anak semakin antusias berangkat ke sekolah dan bercerita tentang kegiatan yang diikutinya. Hal ini tidak terlepas dari jasa Bapak/Ibu guru yang telah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.
- Terima kasih, Bapak/Ibu guru. Sekarang anak saya sudah terbiasa merapikan barang-barangnya setelah bermain. Suatu perkembangan yang baik bagi anak saya karena dulu saya harus menegur berkali-kali.Â
- Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang sudah sabar membimbing anak saya. Anak saya tipe yang pendiam dan pemalu. Berkat Bapak/Ibu guru yang aktif mendekati dan mengajak ngobrol, kini anak saya jadi lebih terbuka.Â
- Bekat komunikasi yang baik antara wali kelas dan orang tua, kami sangat terbantu untuk memantau perkembangan anak dari rumah.Â
- Terima kasih atas dedikasi Bapak/Ibu guru yang telah mengajar anak-anak dengan penuh kasih dan tulus sehingga mereka bisa nyaman belajar di sekolah.Â
Refleksi tentang Kemampuan yang Perlu Ditingkatkan
- Kami menyadari anak masih perlu dibantu untuk meningkatkan fokus dan konsentrasinya. Anak kami masih sering terdistraksi dengan hal lain saat mengerjakan suatu aktivitas.Â
- Anak kami terkadang masih malu untuk maju berbicara di depan teman-temannya. Maka dari itu, kami berusaha memberikan dukungan dan pujian untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.Â
- Kemampuan anak dalam mengelola emosi masih perlu dilatih, terkadang anak saya masih suka tantrum saat sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya.Â
- Kami menyadari anak masih perlu dibimbing untuk belajar bersabar, terutama saat menunggu giliran. Anak juga perlu terus latihan berbagi dengan teman-temannya.
- Kemandirian anak masih perlu ditingkatkan secara bertahap. Saat ini, anak masih membutuhkan pendampingan untuk melakukan beberapa hal sendiri, seperti pergi ke kamar mandi.
Baca juga: Refleksi Orang Tua terhadap Perkembangan Anak agar Jadi Pendamping yang Lebih Bijak
Contoh Refleksi Orang Tua di Raport TK tentang Harapan AnakÂ
- Saya harap anak saya dapat terus berangkat sekolah dengan ceria dan pulang dengan membawa cerita menyenangkan bersama teman-temannya.Â
- Semoga ke depan anak kami semakin terampil dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik seperti menulis alfabet dan mengenal angka.
- Kami berharap anak kami kedepannya semakin aktif dalam kegiatan kelompok serta lebih percaya diri dalam mengungkapkan pendapatnya.Â
- Mohon bimbingannya Bapak/Ibu guru agar anak kami semakin berani bertanya di kelas, sehingga kelak tumbuh menjadi anak yang kritis dan tidak ragu saat ingin belajar hal baru.
- Semoga anak saya dapat lebih rajin mengikuti berbagai aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan fisiknya seperti bermain bola, menari, atau berlari.Â
- Kami berharap anak dapat belajar untuk bersikap sopan kepada yang lebih tua, empati, dan menghargai orang lain.
- Kedepan, saya berharap anak bisa menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas perbuatannya.
Refleksi tentang Komitmen Orang Tua
- Sebagai orang tua, kami akan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan rumah yang damai untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.Â
- Kami akan lebih aktif berkomunikasi dengan guru untuk memantau kemajuan anak di sekolah.Â
- Anak akan kami biasakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dari sekolah secara mandiri. Kami akan memberikan bantuan hanya jika anak benar-benar mengalami kesulitan.
- Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan apresiasi ke anak setelah mereka berhasil melakukan sesuatu untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.Â
Sudah Tahu Contoh Refleksi Orang Tua di Raport TK?
Berbagai tulisan refleksi di atas dapat Anda jadikan referensi tanggapan terkait kondisi akademik, sosial, maupun emosional anak. Refleksi ini juga bisa menjadi jembatan komunikasi antara orang tua dan guru untuk memantau tumbuh kembang anak.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan anak, Anda juga bisa mengarahkan mereka untuk mengikuti kelas di Sparks Sports Academy. Tempat ini menawarkan berbagai kegiatan positif diluar pembelajaran akademik yang dapat melatih kemampuan fisik dan kepercayaan diri, mulai dari balet, gymnastic, taekwondo, basket, hingga futsal yang semuanya sesuai dengan usia anak.
Daftarkan buah hati Anda ke Sparks Sports Academy dan ambil promo kelasnya!






